Lord Xue Ying - Chapter 601: Keputusan Leluhur Golden Firmament

Released on Agustus 27, 2020 · 0 Views · Posted by Demon Empress

Baca Lord Xue Ying - Chapter 601: Keputusan Leluhur Golden Firmament , jangan lupa untuk klik like dan bagikan. karena novel/manhua ini akan selalu update di SandiNovel Fanfic. Jangan lupa baca novel fanfic dan manhua terbaru lainnya.

INGAT! DOMAINNYA www.sandinovel.my.id
Font Size :

Chapter 601: Keputusan Leluhur Golden Firmament

Xue Ying kembali menuangkan anggur, lalu ia menyodorkannya ke depan Leluhur Golden Firmament. "Bagaimana kalau kita minum dulu? Anggur ini adalah salah satu produk khas kampung halamanku, Dunia Klan Xia. Anggur ini bernama Hundred Fruit Wine. Anggur ini dibuat dengan hati-hati dan memiliki ras yang unik."

Leluhur Golden Firmament mengambil cangkir anggur itu dan langsung meneguknya. "Rasanya biasa saja, tapi mungkin rasanya sangat lezat untuk penduduk dunia material."

Sambil tertawa, Xue Ying melanjutkan, "Leluhur, apa kau tidak ingin bertanya apakah aku ingin membalaskan dendam istriku? Haha, aku, Dong Bo Xue Ying, memiliki kekuatan bertarung seperti kekuatan guruku… Mungkin saja aku bisa langsung menghabisimu dengan satu kepalan tinjuku!"

"Oh?" Leluhur Golden Firmament memperhatikan ekspresinya yang langsung berubah drastis.

"Namun, sayangnya aku tidak memiliki kekuatan bertarung seperti itu." Xue Ying terkekeh. "Leluhur, aku bisa memaklumi jika kau marah, tapi jika memikirkan masalah ini dengan sungguh-sungguh, aku yakin bahwa kau akan sadar bahwa istriku benar-benar tidak bersalah. Dia sama sekali tidak memiliki niat untuk menentangmu, dan dia juga tidak berani melawanmu. Sayangnya, kita tidak bisa kembali ke masa lalu untuk menyelamatkannya agar tidak melakukan reinkarnasi…"

Leluhur Golden Firmament mendengarkan penjelasan Xue Ying dengan wajah muram.

Ia harus mengakui bahwa dari sudut pandang Jing Qiu, ia memang sudah dirugikan. Pada akhirnya Jing Qiu tidak memiliki jalan lain lagi, kecuali mengambil jalan yang setara dengan kematian, yaitu reinkarnasi.

"Apa kau pikir bahwa aku, Dong Bo Xue Ying, tidak marah? Kau pikir aku akan melupakan masalah ini? Leluhur, kau berharap bahwa semua ini benar?" Xue Ying menatap Leluhur Golden Firmament dengan tajam.

"Silakan, ayo luapkanlah kemarahanmu." Leluhur Golden Firmament menyeringai. "Tapi, kurasa kau tidak memiliki kekuatan bertarung yang cukup."

"Istriku sudah berhasil melakukan reinkarnasi, dan itulah yang membuatnya hampir setara denganku. Dengan kata lain, ini bisa menjadi takdirku dengannya dan karma denganmu." Xue Ying terkekeh. "Tidak ada satu pun dari kita yang berniat untuk saling bermusuhan, jadi mengapa kita tidak mundur saja? Perselisihan ini bisa kita selesaikan sekarang. Leluhur, di masa depan nanti, kau tidak akan berurusan dengan orang-orang dari wilayah kekuasaanku. Tentu saja, untuk alasan yang sama, aku juga akan mundur dan melupakan semua keinginanku untuk menghadapimu."

Leluhur Golden Firmament mengerutkan dahinya, "Oh? Lalu, bagaimana kalau aku tidak ingin mundur?"

Xue Ying kembali menuangkan anggur ke cangkir-cangkir mereka sambil berkata dengan acuh tak acuh, "Artinya, kita berdua akan menjadi musuh."

Meskipun Xue Ying tampak bersikap acuh tak acuh, namun nada bicaranya terdengar sangat tajam.

Xue Ying tidak takut menghadapi masalah ini.

Dalam segi kekuatan bertarung, ia sedikit lebih unggul dari Leluhur Golden Firmament.

Dari segi latar belakang, gurunya, Kaisar Dewa Bloodshed, merupakan kultivator tingkat pertama di Daftar Peringkat Dewa-Dewa Iblis di Alam Semesta, yang berarti bahwa ia jauh lebih kuat dari Pang Yi. Selain itu, Master Prefektur Gunung Bambu juga sangat berhutang budi pada Xue Ying, sedangkan Paragon Huo Cheng adalah kakak sehidup sematinya. Meskipun Leluhur Golden Firmament memutuskan untuk menjadi musuhnya, tidak ada alasan bagi Xue Ying untuk takut dengannya.

"Silakan." Xue Ying menyodorkan cangkir lain ke hadapan Leluhur Golden Firmament. "Sambil menikmati anggur ini, mari kita selesaikan perseteruan kita dan berhenti mencampuri urusan masing-masing."

Leluhur Golden Firmament menatap Xue Ying, yang juga balas menatapnya.

"Hahahaha…" Leluhur Golden Firmament mengeluarkan gelak tawanya. "Baiklah! Satu-satunya yang bisa aku katakan sekarang adalah bahwa Lady Mysterious Star Sword memang sudah menemukan seorang suami yang baik setelah bereinkarnasi!" Setelah mengatakan hal tersebut, ia mengangkat cangkir anggurnya.

Xue Ying juga menunjukkan senyuman tipisnya sambil mengangkat cangkirnya sendiri.

Mereka berdua meminum anggur mereka secara bersamaan.

"Karena masalah ini sudah selesai, aku harus segera pergi." Leluhur Golden Firmament langsung bangkit dari tempat duduknya.

"Istriku sudah mulai memahami isi Diagram Heart Sword. Begitu pemahamannya sudah mencapai tingkat yang cukup tinggi, tentu dia akan memberikan bagian terakhir itu padamu, Leluhur," kata Xue Ying sambil berdiri.

Mendengarkan ucapannya tersebut, Leluhur Golden Firmament menoleh ke arah Xue Ying lalu mengangguk-anggukkan kepalanya. "Baiklah. Kalau begitu, aku juga akan memberikan beberapa bagian Diagram Heart Sword yang sudah aku kuasai."

Dengan ucapan terakhirnya tersebut, Leluhur Golden Firmament berbalik dan pergi.

Sambil tersenyum tipis, Xue Ying menyaksikan kepergiannya tanpa berkata apa pun.

Ia menyadari bahwa ia dan Leluhur Golden Firmament memiliki ketakutan masing-masing.

Leluhur Golden Firmament takut dengan kekuatan bertarung Xue Ying. Jika mereka benar-benar terlibat dalam perseteruan sengit, Leluhur Golden Firmament harus mempertimbangkan bahwa dengan tingkat perkembangan Xue Ying, ia pasti akan menjadi Paragon. Selain itu, ia adalah anggota Pasukan Penghancuran. Pada saat itu, Leluhur Golden Firmament tidak akan bisa menjalani hari-harinya dengan tenang. Lagi pula, Xue Ying sudah bisa menandinginya. Sudah berapa lama ia melakukan kultivasi? Sosok-sosok seperti Xue Ying tidak sepantasnya untuk dijadikan musuh.

Namun, ada beberapa hal yang juga ditakutkan Xue Ying.

Ia takut jika ada malapetaka yang mungkin akan menimpa Dong Bo Yu dan Qing Yao. Ia tidak bisa membunuh Leluhur Golden Firmament dan juga tidak memiliki cara untuk menghadapinya. Lagi pula, makhluk tingkat Paragon sekalipun juga tidak akan bisa menghabisi Leluhur Golden Firmament. Jurus melarikan diri yang ia gunakan sangatlah kuat.

Xue Ying dan Leluhur Golden Firmament sama-sama memiliki hal yang mereka takutkan. Inilah alasan utama mengapa mereka memutuskan untuk mengakhiri permasalahan ini dengan damai.

Bagaimanapun juga, Leluhur Golden Firmament adalah makhluk hidup dari Dunia Dewa. Pada dasarnya, ia adalah makhluk biadab. Dengan tidak memberinya kesempatan untuk mundur, wataknya yang keras hanya akan membuat mereka menjadi saling bermusuhan. Oleh karena itu, Xue Ying terus menyinggung soal bagaimana Jing Qiu adalah pihak yang paling dirugikan dalam masalah ini, dan ia sendiri sudah mengambil langkah mundur. Pada akhirnya, Leluhur Golden Firmament menerima keputusan ini.

'Jurus yang ia gunakan untuk melarikan diri sangatlah hebat. Latar belakangnya juga sangat kuat. Tidak ada alasan lain bagi kami untuk memperpanjang perseteruan ini. Lagi pula, jika dia benar-benar marah, maka ini akan menjadi mimpi buruk.' Xue Ying mengangguk lemah. Mereka berdua sama sekali tidak melakukan sumpah. Dengan tingkat kekuatan mereka saat ini, melakukan sumpah merupakan sebuah keharusan. Namun terlepas dari itu semua, mereka berdua tidak ingin menjadi musuh. Tentu saja, jika ada beberapa harta karun menakjubkan yang muncul, mungkin mereka akan kembali bermusuhan terlepas dari perjanjian sebelumnya.

Ada banyak harta karun yang bahkan bisa membuat Tuan Pulau Duniawi, Permaisuri Qian He, dan Kepala Istana Dewa Myriad berseteru dan merencanakan penyerangan melawan Penguasa Ni Luo dan Kaisar Dewa Bloodshed.



Xue Ying kembali ke halaman di mana Senior Seperguruan Hui Ming dan Leluhur Scarlet Flame berada.

Dalam perjalanannya ke sana, tiba-tiba…

"Master." Sepasang pria dan wanita bergegas menghampirinya. Pria itu bertubuh jangkung dan kurus. Wajahnya putih pucat. Sementara itu, wanita tersebut memiliki rambut berwarna merah dan aura yang memikat.

"White Bone, Xue Man, ada apa?" Xue Ying menatap mereka berdua. Pria itu adalah roh leluhur dari Surga Kultivasi yang ia dapatkan dari Pemimpin Sekte Howling Devil setelah membunuhnya. Xue Ying menamai pria itu White Bone. Sedangkan wanita berambut merah yang terlihat mempesona itu sebenarnya adalah Bunga Blood-Creeping yang berubah wujud. Semenjak kekuatan bertarung Xue Ying meningkat pesat, ia bisa menggunakan banyak harta karun yang ia miliki. Alhasil, ia juga bisa menggunakan harta karunnya tersebut untuk Bunga Blood-Creeping yang sangat setia dengannya. Mengingat betapa banyaknya harta karun yang Xue Ying miliki, ia memberikan peluang pada Bunga Blood-Creeping untuk bisa berubah sekali lagi dan meraih tingkat Dewa Dunia dengan mudah. Tidak lama lagi, Bunga Blood-Creeping itu mungkin akan setara dengan Tumbuhan Rambat Penembus Langit. Namun, terlalu sulit jika ingin menjadi lebih kuat dari tingkat kekuatannya sekarang.

Xue Man, si Bunga Blood-Creeping, mengeluarkan sebuah gulungan dengan kedua tangannya. "Master, ini adalah daftar hadiah yang diberikan oleh para tamu."

"Oh?" Xue Ying mengulurkan tangannya untuk menerima gulungan tersebut.

White Bone dan Xue Man memang bertugas untuk menerima hadiah dan langsung meletakkannya di dalam Surga Kultivasi begitu mereka menerimanya. Surga Kultivasi ini merupakan Surga Kultivasi yang selalu Xue Ying bawa sendiri. Hanya roh leluhurnya, White Bone, yang bisa memindahkan harta karun ke dalamnya.

Meskipun Xue Ying menerima banyak hadiah, ia belum memeriksanya sama sekali, jadi Xue Ying meminta White Bone dan Xue Man untuk mencatat siapa yang memberikan hadiah-hadiah tersebut.

Lagi pula, nilai dari setiap hadiah yang ia terima akan menjadi faktor utama terhadap seberapa banyak yang harus ia berikan kembali jika pemberi hadiah tersebut mengundangnya dalam sebuah acara.

Hua! Xue Ying membuka gulungan itu.

Gulungan ini berisi informasi mengenai hadiah-hadiah yang diberikan oleh para tamunya, termasuk nama-nama Raja Green, Paragon Huo Cheng, Master Prefektur Gunung Bambu dan yang lainnya. Tentu saja, hadiah yang Xue Ying terima secara pribadi dari Paman Master Burung Hitam tidak tercatat.

Saat membaca seluruh isi gulungan tersebut, Xue Ying langsung tertawa.

Ini cukup menarik.

Misalnya, hadiah yang diberikan oleh Raja Green tertulis sebagai 'patung seukuran telapak tangan yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang', sementara hadiah Master Prefektur Gunung Bambu tertulis 'piring hitam yang dihiasi dengan sebuah pola khas'. Namun, gulungan ini tidak mencatat bagaimana cara menggunakan atau harta karun jenis apa yang diberikan oleh para tamunya. Lagi pula, tingkat kekuatan White Bone maupun Xue Man sangat terbatas. Sudah cukup bagi mereka untuk memberitahu Xue Ying setiap nama pemberi hadiah-hadiah tersebut.

"Senior Seperguruan sangat baik." Xue Ying belum mempelajari semua hadiah yang ia dapatkan, tapi ia bisa langsung menyimpulkan bahwa hadiah pemberian Raja Green sangat misterius. Hadiah itu berubah menjadi benda yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, namun bisa diamati menggunakan energi dunia maupun kesadaraan seseorang. Benda ini berbentuk patung humanoid seukuran telapak tangan yang duduk bersila. Begitu Xue Ying mulai menyelidiki patung tersebut, Xue Ying langsung mengerti jenis harta karun itu. Tentu ia juga menyadari betapa tekunnya Raja Green.

Chap Lain/Full chapter hanya ada di Daftar Isi

Other Novel

A-Z List cari novel berdasarkan abjad A-Z
Copyright © SandiNovel Fanfic. All Rights Reserved

SandiNovel Fanfic adalah tempat baca fanfic bahasa indonesia

Theme ReDesign by ZenKaiser9